Obat Herbal Sipilis Di Surabaya

Senin, Desember 18th 2017. | Herbal, Obat Sipilis

Obat Herbal Sipilis Di Surabaya

Obat Herbal Sipilis Di Surabaya_Jika dilihat dari sisi gejala penyakit sipilis, pastinya banyak gejalanya seperti keluar nanah sendiri, nyeri saat kencing dll. Penyakit sipilis biasanya terdapat luka ruam seperti digigit serangga.

Sipilis adalah infeksi menular seksual yang disebabkan oleh bakteri spiroset Treponema pallidum sub-spesies pallidum. Rute utama penularannya melalui kontak seksual; infeksi ini juga dapat ditularkan dari ibu ke janin selama kehamilan atau saat kelahiran, yang menyebabkan terjadinya sifilis kongenital. Penyakit lain yang diderita manusia yang disebabkan oleh Treponema pallidum termasuk frambusia atau patek (subspesies pertenue), pinta (sub-spesies carateum), dan bejel (sub-spesies endemicum).

Tanda dan gejala sifilis bervariasi bergantung pada fase mana penyakit tersebut muncul (primer, sekunder, laten, dan tersier). Fase primer secara umum ditandai dengan munculnya chancre tunggal (ulserasi keras, tidak menimbulkan rasa sakit, tidak gatal di kulit), sifilis sekunder ditandai dengan ruam yang menyebar yang seringkali muncul di telapak tangan dan tumit kaki, sifilis laten biasanya tidak memiliki atau hanya menunjukkan sedikit gejala, dan sifilis tersier dengan gejala gumma, neurologis, atau jantung. Namun, penyakit ini telah dikenal sebagai “peniru ulung” karena kemunculannya ditandai dengan gejala yang tidak sama. Diagnosis biasanya dilakukan melalui tes darah; namun, bakteri juga dapat dilihat melalui mikroskop. Sifilis dapat diobati secara efektif dengan antibiotik, khususnya dengan suntikan penisilin G (yang disuntikkan untuk neurosifilis), ataupun seftriakson, dan bagi pasien yang memiliki alergi berat terhadap penisilin, doksisiklin atau azitromisin dapat diberikan secara oral. (Baca Juga Artikel Penting Tentang Obat Alami Sipilis Herbal)

HUBUNGI KAMI:
0813 9388 8301 (WA/TLP/SMS
0812 2525 5587 (WA)
0819 7722 6071 (TLP/SMS)

Sipilis adalah penyakit kelamin yang dapat menyerang siapa saja termasuk pria dan wanita. Pada wanita gejala dari penyakit sipilis umumnya tidak nampak. Hampir 60% wanita yang menderita penyakit ini tidak menyadari diri mereka terkena sipilis karena tidak ada gejala yang muncul. Wanita pada umumnya menyadari bahwa mereka tertular penyakit ini setelah mengetahui pasangan mereka tertular sipilis. Pada wanita penyakit ini dapat menyebar dan meyebankan kerusakan di bagian tubuh wanita seperti mata, hati, dan jantung. Penyakit ini sendiri pada umumnya menyerang area anus, kemaluan, dan mulut penderita. Terserang penyakit ini juga meningkatkan risiko seorang wanita terinfeksi HIV/ AIDS. Wanita yang menderita penyakit ini juga berpotensi membawa bibit penyakit untuk bayi yang mereka kandung.

Gejala Penyakit Sipilis Atau Raja Singa

Gejala penyakit sipilis atau raja singa berlangsung 3-4 minggu, kadang-kadang sampai 13 minggu. Kemudian timbul benjolan di sekitar alat kelamin. Kadang-kadang disertai pusing dan nyeri tulang seperti flu, yang akan hilang sendiri tanpa diobati. Ada bercak kemerahan pada tubuh sekitar 6-12 minggu setelah hubungan seks. Gejala ini akan hilang dengan sendirinya dan seringkali penderita tidak memperhatikan hal itu.

Selama 2-3 tahun pertama penyakit ini tidak menunjukkan gejala apa-apa, atau disebut masa laten. Setelah 5-10 tahun penyakit sipilis akan menyerang susunan syaraf otak, pembuluh darah dan jantung. Pada perempuan hamil sipilis dapat ditularkan kepada bayi yang dikandungnya dan bisa lahir dengan kerusakan kulit, hati, limpa dan keterbelakangan mental.

  • Beberapa waktu penderita akan mengalami anemia
  • Kemudian akan muncul ruam yang berwarna kemerahan di daerah organ vital dan biasanya terasa gatal
  • Timbul kerontokan pada rambut
  • Terdapat luka yang terbuka seperti infeksi akibat digigit serangga

 

Apa Saja Ciri-ciri Penyakit Sipilis?

Penyakit Raja Singa pada pria dan wanita memiliki ciri-ciri yang berbeda. untuk itu harus benar-benar di pahami bagi yang sedang mengalami tanda atau ciri-ciri dari Sipilis atau Raja Singa, dan untuk segera melakukan pengobatan.

Cara Mengatasi Gejala Sipilis. Orang yang terinfeksi sipilis dan mendapatkan pengobatan masih mungkin terinfeksi lagi kalau mereka melakukan hubungan seksual dengan penderita Sipilis. Beberapa pria penderita Sipilis mungkin tidak menunjukkan gejala sama sekali. Akan tetapi, sebagian pria menunjukkan tanda dan gejala yang tampak 1- 14 hari setelah terinfeksi. Ciri-ciri dan tandanya termasuk rasa panas ketika buang air seni, atau keluarnya cairan berwarna putih, kuning, atau hijau dari penis. Kadang-kadang pria penderita Sipilis mengalami nyeri atau pembengkakan pada testis.

Ciri-ciri Penyakit Sipilis Pada Wanita

  1. Keluarnya cairan yang tidak normal dari saluran kencing dan atau liang senggama ( Keputihan yang banyak, berbau amis, berwarna putih kehijauan )
  2. Rasa nyeri ketika kencing atau saat berhubungan seksual
  3. Rasa gatal di alat kelamin atau sekitarnya
  4. Adanya Lecet, luka kecil ( kadang ada yang tidak terasa sakit ) yang disertai dengan pembengkakan kelenjar getah bening
  5. Adanya perubahan warna kulit dan mata
  6. Pada wanita, penyakit ini tidak menunjukkan gejala yang jelas atau bahkan tidak mengalami keluhan sama sekali, sehingga wanita mudah menjadi sumber penularan.

Komplikasi berupa bartolitis, yaitu membengkaknya kelenjar Bartholin sehingga penderita susah jalan karena nyeri. Komplikasi dapat ke atas menyebabkan kemandulan, jika ke rongga perut menyebabkan radang di perut dan usus. Selain itu baik pada wanita atau pria dapat terjadi infeksi sistemik ( seluruh tubuh) ke sendi, jantung, selaput otak dan lain-lain. Pada ibu hamil, bila tidak diobati, saat melahirkan mata bayi dapat terinfeksi, bila tidak cepat ditangani dapat menyebabkan kebutaan.

Ciri-ciri Penyakit Sipilis Pada Pria

Adanya lepuhan yang terdapat di alat vital pria. Biasanya pada tahap awal, kulit terbuka seperti melepuh itu, tidak terasa sakit. Namun kalau tidak diambil tindakan, sipilis yang disebabkan oleh bakteri ini bisa saja kumat dan akan menimbulkan akibat yang fatal. Adanya pembengkakan pada getah bening, atau tonjolan mirip kutil yang sangat menular yang biasanya terdapat di sekitar anus dan ketiak, sudah merupakan ciri-ciri penyakit sipilis lanjutan. Bahkan bila sipilis berlanjut ke tahap berikutnya, maka efeknya bisa merusak banyak organ tubuh lainnya. Bahkan tulangpun bisa rapuh oleh sipilis.

  1. Keluarnya cairan nanah dari penis pada laki-laki.
  2. Nyeri selama hubungan seksual atu pada saat buang air kecil.
  3. Kerongkongan terasa sakit atau ada luka kerongkongan pada orang-orang dengan oral sex.
  4. Nyeri pada daerah sekitar anus pada orang-orang dengan anal sex.
  5. Luka memerah tanpa rasa sakit pada daerah kelamin, anus, kerongkongan dan atau lidah.
  6. Bintik merah pada kulit dan bersisik pada telapak tangan dan telapak kaki.
  7. Urine atau air kencing berwarna gelap, feses berwarna terang, mata dan kulit berwarna kuning.
  8. Timbul lepuh kecil pada daerah kelamin yang berubah menjadi koreng (kerak kering pada luka)
  9. Pembengkakan pada kelenjar limfe, demam dan nyeri atau rasa sakit pada seluruh tubuh.
  10. Gejala infeksi yang aneh, lelah yang tidak dapat dijelaskan mengapa, keringat malam, berat badan menurun.

Penularan Penyakit Sipilis

Raja Singa terutama ditularkan melalui kontak seksual atau selama kehamilan dari ibu ke janinnya; spiroseta mampu menembus membran mokusa utuh atau ganguan kulit. Oleh karena itu dapat ditularkan melalui mencium area di dekat lesi, serta seks oral, vaginal, dan anal. Sekitar 30 sampai 60% dari mereka yang terkena Raja Singa primer atau sekunder akan terkena penyakit tersebut. Contoh penularannya, seseorang yang disuntik dengan hanya 57 organisme mempunyai peluang 50% terinfeksi. Sebagian besar (60%) dari kasus baru di United States terjadi pada laki-laki yang berhubungan seks dengan laki-laki. Penyakit tersebut dapat ditularkan lewat produk darah. Namun, produk darah telah diuji di banyak negara dan risiko penularan tersebut menjadi rendah. Risiko dari penularan karena berbagi jarum suntik tidaklah banyak. Raja Singa tidak dapat ditularkan melalui dudukan toilet, aktifitas sehari-hari, bak panas, atau berbagi alat makan serta pakaian.

Bagaimana Pencegahan Penyakit Sipilis?

Pencegahan Penyakit Sipilis

Tidak ada vaksin yang efektif untuk pencegahan. Berpantang dari kontak fisik intim dengan orang yang terinfeksi secara efektif mengurangi penularan Raja Singa, seperti penggunaan yang tepat dari kondom lateks. Namun, penggunaan kondom, tidak sepenuhnya menghilangkan risiko. Oleh karena itu, Centers for Disease Control and Prevention merekomendasikan hubungan jangka panjang dengan satu pasangan yang tidak terinfeksi dan menghindari zat seperti alkohol dan zat terlarang lainnya yang dapat meningkatkan risiko perilaku seksual.

Sipilis atau Raja Singa bawaan pada bayi dapat dicegah dengan penapisan ibu selama awal kehamilan dan mengobati mereka yang terinfeksi. United States Preventive Services Task Force (USPSTF) sangat merekomendasikan penapisan universal pada semua wanita hamil, sedangkan Organisasi Kesehatan Dunia menyarankan agar semua wanita dites pada kunjungan pertama antenatal dan sekali lagi pada trimester ketiga. Jika mereka positif, mereka menganjurkan agar pasangan mereka juga dirawat. Meskipun demikian, Raja Singa bawaan masih banyak terjadi di negara berkembang, karena banyak wanita yang sama sekali belum menerima perawatan antenatal, dan bahkan perawatan lain sebelum melahirkan yang diterima tidak termasuk penapisan, dan ini terkadang masih terjadi di negara maju, karena mereka yang kemungkinan besar tertular Raja Singa (melalui penggunaan obat-obatan terlarang, dll.) adalah yang paling sedikit menerima perawatan selama kehamilan. Beberapa langkah untuk meningkatkan akses ke tes tampaknya efektif untuk mengurangi tingkat Raja Singa bawaan di negara berpendapatan rendah sampai menengah.

Jangan Tunda Pengobatan Penyakit Anda..!!
Sebelum Semakin Parah..!!
Sebelum Sulit di Obati..!! Sebelum Terlambat..!!
Segera Dapatkan Pengobatan Yang Tepat

Saran Pengobatan Penyakit Sipilis

Pengobatan penyakit sipilis salah satunya adalah dengan suntikan antibiotik dari dokter, tetapi ada juga pengobatan sipilis secara alami dengan ramuan herbal. Herbal GangJie dan Ghosiah adalah salah satu herbal yang sudah terdaftar/tercantum di BPOM dan DINKES.

Kami dari De Nature Indonesia membantu anda dalam proses penyembuhan penyakit yang sedang anda derita. Produk De Nature Indonesia sudah tercantum di BPOM dan DINKES

Bagaimana Cara Pemesanan Obatnya?

Contoh Format Pemesanan: ANDRE#JL>GARUDA NO 277 JAKARTA#Obat Raja Singa#3 PAKET#Bank Yang Akan Anda Gunakan (Bca, Bni, Bri, Mandiri)

Setelah Anda Sms Format Pemesanan Kami Akan Membalas Jumlah Yang Harus Ditransfer Beserta No Rekening Kami. Selanjutnya Silahkan Lakukan Pembayaran Dan Setelah Anda Transfer Segera Lakukan Konfirmasi Pembayarannya Seperti Contoh Dibawah Ini.

Transfer Via Bank Dibawah Ini:

Contoh Konfirmasi Pembayaran: Dani Saputra#Jl. Garuda No 2546 Kemayoran Jakarta Pusat#085 869 978 978#Obat Raja Singa#Sudah Transfer Rp.1000.000 Via Bca An.Sugeng

Kirim via SMS atau WhatsApp 0813 9388 8301

Tunggu apa lagi? Ayo kita cegah bakteri penyakit sipilis dengan herbal!!!

PELAYANAN 24 JAM

~~ooOoo~~

tags: , , , , , , , ,